SUARA PERBATASAN

Diplomasi Rakyat: Warga Perbatasan RI-RDTL Gelar Festival Gotong Royong

Diplomasi Rakyat: Warga Perbatasan RI-RDTL Gelar Festival Gotong Royong
Terdengar tabuhan gong dan irama sasando menggema di tanah lapang perbatasan antara Desa Silawan, Kabupaten Belu, NTT dan Desa Batugade, Timor Leste. Acara Festival Budaya Lintas Batas yang digelar warga dua negara ini dipenuhi tarian adat Rojak dan Tebe dari kedua sisi. Warga dari Indonesia dan Timor Leste duduk lesehan bersama menikmati sajian jagung bakar, ikan asar, dan kopi timor. Panggung di garis batas—tepat di dekat pilar batas negara—menjadi simbol bahwa persahabatan bisa bersemi meski ada pilar kedaulatan. Seorang pejabat kecamatan dari Belu mengatakan bahwa acara tahunan ini diinisiasi murni dari peran rakyat, bukan pemerintah. Di panggung itulah, perwakilan desa dari dua negara berdiskusi masalah banjir lintas batas dan kerja sama air bersih. Seorang kakek dari Balibo, Timor Leste, mengulurkan tangannya pada seorang ibu dari Silawan: 'Kami saudara,' katanya singkat. Festival ini bukti bahwa perbatasan bisa menjadi jembatan persaudaraan, bukan hanya tembok pemisah.
Festival Budaya Lintas Batas Diplomasi Rakyat Gotong Royong
Lokasi: Desa Silawan, Kabupaten Belu, NTT, Desa Batugade, Timor Leste, Indonesia, Balibo

Artikel terkait