Jembatan Gantung di Perbatasan NTT-Ambon Kembali Dibangun, Warga Kini Tak Lagi Menyeberang Sungai dengan Ban Bekas
17 Agustus 2026
19 views
Matahari pagi menyinari aliran Sungai Benanain yang keras di perbatasan NTT dan Ambon. Seorang ibu dengan sarung di kepala menuntun anaknya menuju lokasi pembangunan jembatan gantung. Tiang-tiang baja mulai berdiri, menggantikan batang kelapa yang biasa dipasang warga untuk menyeberangi sungai selebar 40 meter ini. Selama ini, mereka terpaksa menggunakan ban bekas yang diikat tali untuk membawa sembako dan hasil kebun. "Dulu kalau hujan, ban kosong hanyut, kami kehilangan semua dagangan," kata Mama Yustina, warga Desa Kunti, sambil menunjuk ke arah sungai yang masih membawa lumpur. Proyek ini didanai Dana Desa 2026 dan ditargetkan selesai akhir September. Setiap hari, puluhan pekerja dari desa setempat bergotong royong mengangkut material. Kini, suara palu dan gerinda terdengar dari pagi hingga sore, berbaur dengan kicauan burung khas perbatasan. Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tapi denyut nadi kehidupan baru bagi 300 kepala keluarga di dua desa yang terisolasi.
pembangunan jembatan gantunginfrastrukturperbatasan