Jembatan Gantung Putus di NTT, Warga Perbatasan Laut Terisolasi
13 Agustus 2026
3 views
Di Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, jembatan gantung yang menjadi satu-satunya akses penghubung antar desa di perbatasan laut putus diterjang banjir bandang malam tadi. Kini, terlihat puing-puing kayu dan kabel baja berserakan di tebing curam. Warga dari desa seberang hanya bisa menatap dari kejauhan, menghela napas panjang. Seorang bapak tua duduk di batu besar dekat tepi sungai sambil memegang ujung tali yang putus. Di belakangnya, sekelompok anak-anak pulang sekolah terpaksa menunggu perahu getek yang hanya bisa lewat jika air surut. Raut kelelahan dan kebingungan tergambar jelas. Tak ada petugas yang datang hingga siang, hanya suara gemuruh air dan kicauan burung yang memecah sunyi. Warga bergotong-royong merakit rakit seadanya dari bambu dan jeriken kosong. Di ujung desa, seorang ibu menggendong bayinya menyeberangi sungai dengan hati-hati, air keruh setinggi pinggang. Potret isolasi ini kembali mengingatkan betapa vitalnya infrastruktur di daerah terluar NKRI. Nyawa dan aktivitas ekonomi bergantung pada seutas jembatan yang kini tak lagi ada.
jembatan gantung putusbanjir bandangisolasi warga perbatasan
Entitas terkait
Lokasi: Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur