INFRASTRUKTUR

Kondisi Darurat Puskesmas Perbatasan Nunukan: Pasien Harus Diantar Perahu Getek ke Tawau

Kondisi Darurat Puskesmas Perbatasan Nunukan: Pasien Harus Diantar Perahu Getek ke Tawau
Di Pulau Nunukan, Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia, Puskesmas setempat hanya memiliki satu dokter umum dan stok obat yang tipis. Ketika seorang bayi berusia 8 bulan mengalami kejang demam pada Selasa dinihari, orang tuanya tidak bisa mendapatkan pertolongan maksimal. Dokter hanya bisa memberi pertolongan pertama. Tak punya pilihan, keluarga tersebut harus menyeberangkan bayi dengan perahu getek – perahu kayu bermesin kecil – menuju Rumah Sakit di Tawau, Malaysia, yang hanya berjarak 30 menit perjalanan air. Foto yang beredar menunjukkan perahu kayu penuh sesak itu melaju di perairan gelap, sementara seorang ibu memangku bayinya yang terbungkus selimut tipis. 'Setiap minggu ada saja warga yang ke Tawau untuk berobat. Fasilitas di sini belum cukup,' ujar seorang perawat puskesmas yang enggan disebutkan namanya. Potret ini menggambarkan ironi: di pintu gerbang negara, warga justru mengandalkan fasilitas negara tetangga. Pemerintah daerah berjanji akan menambah tenaga medis dan ambulans laut, namun hingga kini realisasi masih tertunda.
kondisi darurat puskesmas perbatasan Nunukan pasien ke Tawau
Organisasi: Puskesmas Nunukan, Rumah Sakit Tawau, Pemerintah daerah Nunukan
Lokasi: Pulau Nunukan, Kalimantan Utara, Sabah, Tawau

Artikel terkait