POTRET GARIS DEPAN

Misi Bantuan Pertanian yang Berakhir Tragis di Muliama: Tiga Pekerja NTT dan Toraja Tewas dalam Sorotan Senjata

Misi Bantuan Pertanian yang Berakhir Tragis di Muliama: Tiga Pekerja NTT dan Toraja Tewas dalam Sorotan Senjata

Tiga pekerja Dinas Pertanian dari NTT dan Toraja tewas dalam penembakan di Jayawijaya saat melakukan kerja bakti pembagian bantuan. Tragedi perbatasan ini menambah panjang daftar kekerasan terhadap warga sipil di Papua, mempertanyakan nasib generasi yang ingin mengabdi di garis depan.

Kabut pagi menyelimuti lembah Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, saat rombongan Dinas Pertanian setempat tiba. Bibit dan peralatan sederhana dibawa, bukan senjata. Wajah-wajah muda—salah satu dari Rote Ndao, lainnya dari Maumere dan Toraja—terlihat antusias menjalankan tugas pengabdian di tanah Papua. Suasana damai itu tiba-tiba pecah oleh rentetan tembakan yang menggema di antara bukit-bukit karst pada Rabu siang itu. Tiga tubuh langsung roboh. Bantuan pertanian berserakan, tercampur dengan darah yang menggenangi tanah merah Papua. Tragedi ini, di mana tiga pekerja yang tengah melakukan kerja bakti menjadi korban penembakan, menambah panjang daftar kekerasan terhadap warga sipil di Jayawijaya.

Peluru yang Memutus Pengabdian

Di Bandara El Tari Kupang, Jumat pagi, suasana haru menyelimuti area kedatangan. Peti jenazah berisi tubuh Wili Mbuik, CPNS asal Rote Ndao, diturunkan dari pesawat. Anggota Satpol PP dengan khidmat mengangkat peti itu, diiringi tatapan pilu sejumlah kepala dinas Pemprov NTT yang hadir. Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dengan suara bergetar menyambut jenazah anak muda yang diutus untuk mengabdi. Kata-katanya bergema: 'Mereka di sana bukan untuk berperang. Mereka datang untuk melayani.' Rasa kehilangan dan ketidakpercayaan terpancar jelas dari setiap wajah yang hadir, mempertanyakan mengapa kemanusiaan harus menjadi korban di wilayah yang dilanda konflik.

Korban tewas berasal dari pekerja Dinas Pertanian, yang tengah melakukan kerja bakti pembagian bibit dan peralatan sederhana untuk warga sekitar. Mereka adalah:

  • Wili Mbuik, CPNS asal Rote Ndao, NTT, yang baru saja memulai karier di perbatasan.
  • Seorang rekan dari Maumere, Flores, yang namanya masih dalam pendataan.
  • Seorang rekan dari Toraja, Sulawesi Selatan, yang ikut dalam misi bantuan.

Mereka semua adalah warga sipil tanpa latar belakang militer. Rombongan ini juga membawa serta dua orang lain yang selamat dari kejadian tersebut, di antaranya sopir dan kepala kampung setempat yang menjadi saksi mata.

Pernyataan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, yang menyatakan bertanggung jawab dan menuduh korban sebagai agen intelijen, bergema keras namun kontras dengan fakta di lapangan. Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dengan tegas membantah. 'Itu memang pekerja, orang dari NTT, orang masih muda ingin membantu di daerah (Papua),' katanya, menekankan bahwa mereka adalah pegawai Dinas Pertanian. Narasi yang saling bertolak belakang ini meninggalkan luka yang lebih dalam bagi keluarga di Kupang, Maumere, dan Toraja, yang kini hanya bisa menyambut pulang anak-anak mereka dalam peti mati, mengingat janji pengabdian yang diputus begitu tragis di garis depan konflik bersenjata.

Garis Depan Kepedulian

Di tengah kabut tragedi, Warga Muliama yang menyaksikan kejadian mengingat potensi pertanian di lembah subur itu, yang seharusnya menjadi masa depan mereka. Infrastruktur fisik di perbatasan Papua kerap tertinggal, namun potensi sumber daya alam di sekitarnya melimpah. Para pekerja muda ini datang untuk menjawab tantangan itu. Kini, generasi berikut di Rote Ndao, Maumere, dan Toraja menambahkan trauma pada harapan. Tragedi perbatasan ini menjadi pengingat bahwa di ujung negeri ini, masih ada nyawa-nyawa muda yang rela berkorban untuk membangun, bukan untuk berperang. Semoga semangat mereka tak pernah padam, dan tanah Papua kelak benar-benar damai bagi semua.

Bantuan Pertanian Konflik Bersenjata Papua
Tokoh: Wili Mbuik, Johni Asadoma, Sebby Sambom, Maruli Simanjuntak
Organisasi: Dinas Pertanian, Satpol PP, Pemprov NTT, TPNPB-OPM, TNI AD
Lokasi: Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rote Ndao, Maumere, Toraja, Papua, Bandara El Tari Kupang, Kupang, NTT

Artikel terkait