NASIONALISM

Sejarah Berulang: Tugu Batas di Pulau Sebatik Jadi Saksi Bisu Perubahan Zaman

Sejarah Berulang: Tugu Batas di Pulau Sebatik Jadi Saksi Bisu Perubahan Zaman
Tugu batas negara yang terbuat dari beton di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menghadap langsung keSelat Makassar. Catnya mulai mengelupas, lumut hijau merayap di sela-sela huruf yang terpahat. Meski usang, tugu ini tetap kokoh menjadi penanda garis kedaulatan. Anak-anak sekolah dasar setiap pagi melewatinya tanpa sadar akan signifikansinya. Di dekat tugu, sekelompok nelayan mempersiapkan jala—aktivitas yang sejak nenek moyang mereka lakukan di perairan yang sama. Sejarah perbatasan bukanlah sekadar angka di peta, melainkan denyut nadi warga yang lahir, besar, dan beranak-pinak di pulau terluar. Sebuah foto lama dari tahun 1970-an yang tersimpan di rumah Kepala Adat menunjukkan tugu yang sama, namun kini di sekitarnya tumbuh perkampungan baru. Wajah perbatasan berubah, tapi semangat untuk tetap Indonesia tetap menyala.
perbatasan tugu batas sejarah Pulau Sebatik
Lokasi: Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selat Makassar, Indonesia

Artikel terkait