POTRET GARIS DEPAN

Serangan OPM di Mimika Tewaskan Prajurit TNI Tepat di Hari Kemerdekaan

Serangan OPM di Mimika Tewaskan Prajurit TNI Tepat di Hari Kemerdekaan
Denting peluru membelah kesunyian pagi di Distrik Jila, Mimika, tepat di hari peringatan kemerdekaan. Pos Yonif 133/YS yang terpencil itu mendadak jadi sasaran tembakan serentak dari tiga arah berlawanan. Prajurit yang sedang bersiap untuk upacara terpaksa membalas serangan, mengubah momen syukur menjadi medan pertempuran dadakan. Asap mesiu menguar di antara pepohonan, suara tembakan menggema di lembah yang sunyi. Di dalam pos yang sudah berlubang akibat tembakan, tiga prajurit tergeletak. Pratu Rizki Kurniawan, dengan luka tembak di kepala, sudah tak bernyawa. Dua rekannya, Pratu Y. Pasaribu dan Pratu Kiki Febrio, merintih kesakitan sambil ditolong rekan-rekan mereka yang lain. Evakuasi menjadi tantangan berat di medan pedalaman dengan akses darat yang terbatas ini. Darah mengotori lantai tanah pos, menjadi saksi bisu betapa rapuhnya garis antara kehidupan dan kematian di garis depan Papua. Insiden berdarah ini adalah pengingat pahit bahwa perayaan kemerdekaan memiliki makna yang berbeda di setiap sudut negeri. Sementara di kota-kota besar bendera dikibarkan dengan meriah, di pelosok Mimika, bendera harus dikibarkan di tengah duka dan kewaspadaan tinggi. Gugurnya Pratu Rizki bukan sekadar angka dalam laporan, tapi meninggalkan kesedihan mendalam di antara rekan-rekan seangkatannya yang harus terus bertahan, menjaga pos di wilayah yang tak pernah benar-benar damai.
Serangan OPM di Mimika tewaskan prajurit TNI pada Hari Kemerdekaan
Tokoh: Pratu Rizki Kurniawan, Pratu Y. Pasaribu, Pratu Kiki Febrio
Organisasi: OPM, TNI, Yonif 133/YS
Lokasi: Distrik Jila, Mimika, Papua

Artikel terkait