SUARA PERBATASAN

Suara Pedagang Pasar Lintas Batas: Harga Bahan Pokok Naik, Kami Tak Punya Pilihan

Suara Pedagang Pasar Lintas Batas: Harga Bahan Pokok Naik, Kami Tak Punya Pilihan
Di Pasar Lintas Batas Skouw, perbatasan RI-PNG, suasana siang itu terasa sesak. Para pedagang perempuan duduk di lapak sederhana, di atas meja kayu yang dicat kusam. Ibu Yuliana, pedagang beras, tampak gelisah. Harga beras lokal naik 30 persen dalam sebulan karena pasokan dari Merauke terhambat jalan rusak. Sementara itu, di sisi perbatasan PNG, warga masih berdatangan dengan karung kosong berharap membeli gula dan minyak yang lebih murah. Namun, langkah mereka terhenti karena kenaikan harga juga. Foto yang diambil Lensa-Teritorial memperlihatkan antrean truk dan gerobak di pos lintas batas, sementara anak-anak kecil bermain di bantaran sungai yang menjadi pemisah. Suara keluhan para pedagang terdengar jelas, 'Kami tak punya pilihan, harus tetap jualan walau untung tipis. Inilah satu-satunya mata pencaharian kami.' Suara perbatasan ini adalah gambaran nyata perjuangan ekonomi warga di garis depan.
kenaikan harga bahan pokok pedagang pasar lintas batas
Tokoh: Yuliana
Organisasi: Lensa-Teritorial
Lokasi: Pasar Lintas Batas Skouw, Merauke, RI, PNG

Artikel terkait