Warga PLBN Skouw: Senyum di Tengah Debu dan Antrean Panjang
03 September 2026
12 views
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di perbatasan Indonesia-Papua Nugini bukan sekadar bangunan megah. Di balik arsitekturnya yang modern, debu jalan tanah masih beterbangan saat truk-truk berisi sembako melintas. Ratusan warga mengantre sejak subuh, sebagian menggendong bayi, sebagian membawa karung berisi hasil bumi. Seorang perempuan paruh baya, Mama Yuliana, duduk di atas tikar usang sambil menunggu giliran pemeriksaan. 'Sudah dua jam, tapi saya ikhlas. Lebih baik begini daripada dulu harus jalan kaki seharian,' katanya sambil menyeka peluh. Di dalam PLBN, petugas Imigrasi bekerja cepat, namun sering harus menenangkan warga yang resah akan perubahan dokumen. Tepat di sebelah barat, seorang pemuda Papua dengan bangga memegang bendera Merah Putih yang baru saja diterima dari posko nasionalisme. 'Kami tetap Indonesia, walau kadang jalan berlubang dan lampu padam,' serunya sambil tertawa. Sorot mata mereka adalah campuran lelah dan semangat — seperti debu yang beterbangan di udara panas Skouw.
PLBN Skouwperbatasan Indonesia-Papua Nuginikehidupan warga perbatasan
Entitas terkait
Tokoh: Mama Yuliana
Organisasi: PLBN Skouw, Imigrasi
Lokasi: PLBN Skouw, Skouw, Papua, Indonesia, Papua Nugini